Gaet Nikita Willy, Armada Band Bikin Video Klip 3D

Kapanlagi.com - Persembahan spesial diberikan
Armada Band untuk para penggemarnya.
Masih terngiang sukses dua single sebelumnya -
Mau Dibawa Kemana dan Buka Hatimu, kini band
yang digawangi Rizal, Mai, Andith, Radha, dan
Endra itu sudah siap meluncurkan lagi single
andalan yang ketiga bertajuk Ku Ingin Setia
pada bulan April ini lengkap dengan video klipnya.
Istimewanya, video klip yang digarap oleh
Fajar Bustomi ini mengusung teknologi tiga dimensi
atau yang dikenal dengan sebutan 3D. Bintang
yang diambil pun tidak main-main yakni Aktris
Terfavorit Panasonic Gobel Awards 2010, Nikita Willy.
"Konsepnya kita pakai celana putih-putih,"
kata gitaris Armada, Mai, lewat chat dengan
reporter KapanLagi.com, kemarin. Untuk video klip sendiri,
lanjut Mai, bakal dirilis pada pertengahan ini.
Pastinya, band asal Palembang ini berharap para Pasukan Armada
- sebutan untuk penggemar Armada, bisa menerima
kreasi terbaru mereka. Good luck Armada!


Armada Band Rela Tunggu Waktu Luang Nikita Willy

Minggu, 20 Desember 2009 Kapanlagi.com -
Saat pembuatan video klip single kedua, Armada Band sebenarnya ingin mengajak
Nikita Willy sebagai bintangnya. Namun karena alasan sibuk bintang akting
yang baru memasuki usia remaja itu menolak. Baru kemudian di klip single ketiga,
Ku Ingin Setia, bintang kelahiran Jakarta, 29 Juni 1994 itu menjadi bintangnya.
"Karena Nikita cantik dan lagi booming. Harapan kita semoga dengan boomingnya
Nikita jadi berdampak baik buat Armada," demikian ungkap Rizal (vokal)
menyampaikan alasan rela menunggu Nikita. Armada Band yang ditemui di sela
syuting video klipnya, di Gedung CTC, Kawasan Senen, Jakarta, Jumat (18/12),
menceritakan konsep video klip tersebut. Sebuah kisah cinta segitiga, menjadi
alur sebuah persahabatan. "Pertama seorang cewek suka sama cowok, tapi sebenarnya
sudah suka sama cewek yang satunya lagi. Si cowok itu sedikit ngasih respon sama
si cewek pertama. Jadi cewek itu suka juga. Saat ditolak sama sang cowok,
dia memilih bunuh diri. Tapi nggak sampai terjadi, akhirnya jadi temenan lagi,"
ungkap Rizal mengisahkan. Armada Band sendiri sebelumnya memiliki nama band Kertas Band,
dan bernaung di bawah bendera E-Motion Entertainment. Personel mereka terdiri
dari Rizal (vocal), Andhit (drum), Radha (gitar), Endra (Bass), Mai (gitar),
dan pernah sukses dengan lagu Kekasih Yang Tak Dianggap.


Cinta Ditolak, Nikita Willy Bakal Bunuh Diri

Sabtu, 19 Desember 2009 Kapanlagi.com -
Artis cantik Nikita Willy rupanya merasakan pahitnya cinta yang tertolak.
Saking sakitnya, dia sampai berencana untuk bunuh diri. Untung saja,
niatnya itu akhirnya urung dilakukan. Namun jangan salah,
itu hanya salah satu adegan dalam pembuatan video klip Armada berjudul
Ku Ingin Setia yang dilakukan di Gedung CTC, Senen, Jakpus, Jumat (18/12)
kemarin. "Ceritanya tentang cinta segitiga. Aku ceritanya ditolak gitu,
terus pengen bunuh diri, tapi bunuh dirinya nggak jadi.
Akhirnya kita bertiga jadi temenan,"
terang Nikita yang selepas syuting video klip harus
segera pergi ke lokasi syuting Safa Dan Marwa ini.
Nikita mengaku menjadi model video klip merupakan sebuah
kesenangan tersendiri baginya. Karenanya, walaupun jadwal
syuting sinetron stripping-nya sedang padat, dia tetap menerima
tawaran Armada untuk menjadi model video klip atas dasar profesionalisme.
"Karena kerja itu dibutuhkan profesional. Jadi apapun itu harus dijalani,"
kata Nikita yang mengaku belum pernah mengalami patah hati ini.


Reinkarnasi Kertas -> Armada

Digawangi oleh Rizal (vokal), Andith (drum),
Endra (bass), Mai (gitar) dan Radha (gitar).
Band ini sebelumnya bernama Kertas Band, dengan Argha
yang kini digantikan oleh Mai. Kertas kemudian
melejit menjadi salah satu band yang diperhitungkan di Palembang.
Beberapa festival mereka ikuti dan hasilnya
tidak mengecewakan. Dari beberapa prestasi
yang mereka raih yakni, Rizal dinobatkan sebagai
the Best Vocalist Festival Cyberb Tech
Universitas Bina Dharma 2004 dan juga
jadi Finalis 3 besar dream band 2005 untuk
daerah Jakarta dan Bandung.
Seiring dengan prestasi yang diraih, cukup
banyak tawaran manggung. Sampai suatu ketika,
saat mereka manggung di satu daerah di sumatera,
seorang produser dari Jakarta menawari mereka
untuk rekaman album dan hijrah ke Jakarta.
Tawaran itu langsung mereka terima dan mereka pun ‘terbang’
ke Jakarta. Mereka merilis album perdana bertajuk
“kekasih yang tak dianggap” pada november 2006
yang membuat band ini mendadak ngetop di blantika musik indonesia.
Penggarapan album perdana ini banyak dibantu musisi
senior seperti Adith The Fly, Benny Vena, Ian Protonema,
Heydie Ibrahim Eks Power Slaves, Dd Crow Roxx,
Dan Andy Juliet. Euforia rekaman album perdana tersebut,
membuat personel kertas band terlena. Kontrak album
tidak dipelajari dengan seksama, termasuk soal royalti
dan pembagian honor manggung. Alhasil, ketika kemudian
muncul pertanyaan soal itu, label “berkilah”
sudah diatur semua di kontrak.
Kini, sembari menjalani proses hukum yang terjadi
dengan label lamanya, anak-anak kertas band mencoba
“lahir” baru. Diawali dengan perubahan nama menjadi
armada band. Sayangnya, karena “stres” lantaran
menghadapi persoalan hukum, argha memilih kembali
ke palembang. “dia sedih banget, sampai akhirnya
pilih balik ke palembang,” jelas sang drumer, Andhit.
Armada langsung masuk ke manajemen baru.
Tentu belajar dari pengalaman, kini mereka lebih
berhati-hati membaca kontrak dan semua perjanjian
yang menyangkut nasib band ini. “kita sadar kok,
kalau dengan ini artinya kita kembali lagi
ke awal atau nol lagi,” kata Rizal.



Ganti Nama, Armada Band Raup Berkah


Kapanlagi.com - "Apalah arti sebuah nama," merupakan kalimat populer
yang pertama kali diungkapkan oleh Shakespeare. Banyak yang setuju,
namun ada pula yang menganggap nama adalah sebuah arti penting bagi
hidup mereka. Mungkin yang kedua itu yang cocok dengan Armada Band.
Pasalnya, setelah mengganti nama band mereka, berkah pun berdatangan.
Sebelum memilih Armada sebagai nama band mereka, Rizal, Andith, Radha,
Mai, dan Hendra menggunakan nama Kertas Band. Di bawah nama Kertas Band ini,
mereka sudah meluncurkan dua album, tapi tak terlalu sukses. Namun,
setelah mengganti nama jadi Armada Band, kesuksesan rupanya menghampiri.
"Perkembangan album kita cukup pesat banget kalau dibandingin dengan dua
album kemarin. Kalau album bersama Armada kita baru satu album, tapi saat
masih bernama Kertas kita pernah punya dua album," terang Rizal, vokalis Armada,
saat ditemui di Studio 4 RCTI, Jumat (12/02) dini hari kemarin.
Tak tanggung-tanggung, RBT dari single mereka, Buka Hatimu, memang sudah
mencapai angka 3 juta download. Dan mereka percaya, perjuangan saat
berganti nama itu sudah terbayar. "Sekarang sudah bisa lepas dari nama Kertas.
Tapi fans kadang minta lagu Kertas yang kemarin. Itu bagian dari sejarah.
Ini bukan pergantian personel, hanya ganti nama saja," pungkas Rizal.

Armada Band Bangga Ciptain Lagu Untuk Aura Kasih dan Pinkan

Kapanlagi.com -
Untuk para penggemar musik tanah air, nama Armada Band mungkin bisa
dibilang belum masuk papan atas. Tapi siapa sangka, band asal Palembang
yang dimotori Rizal, Andith, Radha, Mai, dan Hendra punya segudang karya
sukses. Sebut saja lagu Pinkan Mambo berjudul - Kekasih Yang Tak Dianggap,
Ello - Selamat Tinggal Kekasih Terbaik, Ataupun lagu-lagu di album
pertama penyanyi sexy Aura Kasih. "Ya, 60% lagu di album pertama Aura Kasih
yang berjudul Malaikat Penggoda itu diciptain oleh personel kita.
Terus ada satu lagi lagu yang kita ciptain liriknya saja," ungkap Rizal,
sang vokalis kala berkunjung ke kantor KapanLagi.com di Malang, Senin (15/3)
siang. Kedekatan Armada dengan penyanyi lainnya patut diacungi jempol.
Lagu ciptaan mereka diakui oleh musisi-musisi yang sudah tenar lebih dulu.
Dan pastinya, rasa bangga ada di diri band yang berdiri sejak Oktober 2007 lalu ini.
"Bangga banget lah. Apalagi kelas mereka (Pinkan dan Aura) kan sudah lain.
Seneng banget deh karya kita diakui musisi sekelas mereka," ujar Andith.
Lantas, kenapa Armada tidak menciptakan lagu yang bisa melejitkan mereka sendiri?
Sambil merendah, Rizal menuturkan bahwa Armada hanya menunggu waktu.
"Kalau kita tunggu waktu aja. Kita serahkan semua ke masyarakat.
Yang penting kita memberikan yang terbaik. Urusan legendaris
atau tidak nantinya, biar orang lain yang menilai," katanya seraya diiyakan personil lainnya.


Sejarah Armada

Berikut merupakan Sejarah singkat grup band Armada :
Armada adalah nama baru di blantika musik Indonesia.
Namun personelnya telah lama beredar di blantika musik Indonesia.
Armada Band sebelumnya memakai nama Kertas Band. Kertas Band
adalah salah satu band yang bersinar dari kota Palembang.
Lagunya yang berjudul "Kekasih yang tak dianggap" menjadi hits,
hampir di semua pelosok Indonesia dalam tempo yang lumayan lama.
Namun, Apa yang terjadi ? Band ini tidak pernah merasakan hasilnya.
Sebuah Label musik memberikan janji-janji belaka kepada Kertas Band,
dan lagu-lagu yang bagus pun terbuang dengan percuma tanpa hasil apapun.
Pihak personil Kertas Band sudah sering mencoba untuk berunding
dengan pihak label. Mereka (Kertas Band) ingin meminta penjelasan,
kemana uangnya. Rencana tour promosi mereka pun menjadi tidak jelas.
Mulanya, Penggunaan Lagu Kertas Band (pada saat itu), tanpa seizin
dari penciptanya membuat pihak label mengadakan perundingan bersama Kertas Band.
Dan hasilnya, pihak label meminta ganti rugi sebesar tiga ratus juta rupiah.
Merasa dirugikan, Kertas Band tidak menanggapi hasil tersebut. Pihak label
makin menggila dan membawa kasus ini ke ranah Hukum. Selanjutnya Kertas Band
dituntut untuk membayar 1,3 miliyar rupiah. Hal ini menjadikan personil
Kertas Band ketakutan karena band ini bukan berasal dari keluarga yang berada,
melainkan orang kecil yang selalu ditindas. Pada saat perkara ini terus bergulir,
Kertas Band beranggapan "Jika harus menunggu hasil perkara baru membuat album baru,
maka mereka tidak dapat hidup". Setelah dipertimbangkan secara matang,
akhirnya mereka memutuskan untuk mencari label baru dan mengganti nama band
mereka menjadi Armada Band. Dengan sedikit mengubah formasi dikarenakan
salah satu personilnya Argha (Guitaris 1 Kertas) mengundurkan diri
karena mengalami depresi hebat dan tidak kuat lagi menahan beban masalah rumit ini.
Dan posisinya kini diisi oleh sepupunya Mai (eks guitaris larocca band).
Akhirnya Armada Band dibentuk di Jakarta pada pertengahan bulan Oktober 2007.
Band yang sebelumnya bermarkas di Palembang ini telah meluncurkan
Album Perdananya pada tahun 2008 lalu, dengan judul “Balas Dendam” dengan
single andalan “Gagal Bercinta” serta tembang-tembang lain yang cukup hits,
diantaranya : Gentayangan (Balas Dendam), Bukan Dewa, Apa Yang Kau Cari,
Kau Pikir Aku Ini Apa dll. Hits tersebut cukup mendapatkan tempat istimewa
di hati para penggemar musik Indonesia. Terbukti Hits “Balas Dendam” berhasil
menduduki posisi bergengsi di banyak radio di seluruh Indonesia dalam periode
waktu yang cukup lama. Karakter band sangat kuat serta aliran musik yang berbeda
membuat Armada Band kian di gemari oleh seluruh pecinta musik Indonesia.
Sekian sejarah singkat dari Armada Band.


BIOGRAPHY

Armada adalah salah satu band yg kini sedang digandrungi se-antero indonesia.
Maka dari itu Kami membuat Blog ini, Bagi para Para Pasukan Armada khususNya,
Untuk Meng-Apresiasi karya-karya Armada Band, Mencari info-info seputar Armada,
tentang karya - karya mereka, Jadwal manggung, Dokumentasi, serta
Menuliskan atau memberi tanggapan, kritik maupun saran yang berguna . . . .

Armada Band bermula dari sebuah nama band yang cukup popular di Palembang
yaitu Kertas Band. Band yang dulu mem-booming lewat lagu berjudul Kekasih
Yang tak Dianggap (Yang justru Populer oleh Pinkan Mambo). Selain Itu juga
ada tembang Selamat Tinggal Kekasih Terbaik (Yang Kini dibawakan Ello).
Band kueren berikut, kini dimotori oleh:
Andith sebagai drummer
Rizal sebagai vocalist
Mai sebagai guitarist 1
Radha sebagai guitarist 2
Endra' sebagai bassist

Sukses dengan album perdana tahun 2008 lalu,
Dengan tembang2 asyik macam: Gagal berCinta, Balas Dendam,
Bukan dewa, Inikah Nikmat Bercinta, dll. Armada kembali menghentak
blantika musik Indonesia lewat album keduanya.
Tiga tahun menceburkan diri di blantika musik Indonesia dengan
berbagai pengalaman pahit yang pernah dialaminya. Tahun 2009,

Armada band merilis album kedua bertittle 'Hal Terbesar'
dengan single andalan 'Buka Hatimu'. Lagu "Buka Hatimu" mengisahkan tentang
kelelahan seorang pria yang berusaha merebut hati wanita pujaannya.
Akan tetapi, yang terjadi adalah sang wanita tidak pernah
menganggap sang pria itu ada. Dan akhirnya cinta sang pria bertepuk sebelah tangan.
Kepedihan kisah tersebut dibalut dengan aransement yang begitu terasa lirih
ditambah dengan karakter vokal Rizal yang Melancholic, benar - benar menyayat hati.

Tembang ini ciptaan dari Mai Armada ( Anggota baru setelah beralih dari Kertas Band
menjadi Armada Band ). Namun lagu yang notasinya disadur dari band lama Mai ( Larocca )
di aransemen oleh Rizal dan kawan-kawan menjadi tembang yang menjadi awal kejayaan Armada Band.
Hits tersebut cukup mendapatkan tempat di hati para pecinta musik Indonesia.Terbukti
berhasil menduduki posisi bergengsi di banyak radio & TV di seluruh Indonesia.
Hal ini di karenakan karakter band Armada yang begitu kuat dan menyuguhkan aliran music yang Berbeda.

Aliran music yang diusung oleh Armada adalah "Melancholic Pop".
Aliran ini di bangun oleh karakter suara sang vokalis dan aransemen music
yang begitu terasa melancholic dengan sentuhan musik yang banyak di pengaruhi
oleh band - band legendaris dunia seperti The Beatles , Queen, The Police,
Gun Rosses dan band legendaris dunia lainnya. Selain single pertama tersebut,
Semua track lagu Armada Band yang lain, Tak kalah bagusNya dan patut diDengerin
oleh temen2 semua. AkhirNya, Semoga Blog ini dapat berManfaat bagi semuaNya.
< Salam Pasukan Armada > \m/_\m/